<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2392">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ISOLASI KITIN DAN KITOSAN DARI BERBAGAI SPESIES JAMUR]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dhini Annisa R.K., S.Pd.,M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr.Iqbal Musthapa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Annisa Rachma Ayuningsih</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Garut]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas MIPA UNIGA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kitin  dan  turunan  utamanya  yaitu  kitosan  merupakan  biomaterial  yang  paling melimpah  di  alam  setelah  selulosa.  Kitin  dan  kitosan  memiliki  berbagai keunggulan,  di  antaranya  tidak  beracun,  biodegradabilitas  dan  biokompatibilitas yang  tinggi,  memiliki  aktivitas  antimikroba,  antitumor,  dan  antioksidan  yang membuat keduanya sangat menarik untuk berbagai aplikasi seperti pengolahan air, biomedis,  kosmetik,  bioteknologi  dan  pangan.  Kitin  umumnya  diperoleh  dari cangkang  krustasea,  namun  produksi  kitin  dan  kitosan  dari  cangkang  krustasea sangat tergantung pada ketersediaan musiman dan terbatasnya pasokan krustasea. Jamur  merupakan  sumber  daya  alternatif  yang  dapat  digunakan  sebagai  sumber kitin  karena  dinding  selnya  memiliki  kandungan  kitin  yang  tinggi  yaitu  sekitar 35% dari berat kering dinding sel jamur. Komposisi kimia suatu jamur khususnya kandungan  kitin  kasar  tidak  sama  pada  setiap  varietas  jamur  yang  berbeda, sehingga  rendemen  dan  kualitas  kitin  dan/atau  kitosan  yang  diisolasi  akan bergantung  pada  metode  isolasi  dan  komposisi  kimianya.  Review  ini  bertujuan untuk  mempelajari  spesies  jamur  yang  memiliki  kandungan  kitin  paling  tinggi, tahapan  isolasi kitin dan kitosan, serta karakteristik  kitosan hasil deasetilasi kitin jamur dari segi derajat deasetilasi dan berat molekulnya berdasarkan studi literatur pada  artikel-artikel  penelitian  sebelumnya.  Review  ini  menggunakan  literatur online  berupa  jurnal  publikasi  internasional  yang  diperoleh  dari  google  scholar dan  science  direct  dan  termasuk  ke  dalam  kategori  Q1  -  Q3.  Berdasarkan penelusuran  yang  telah  dilakukan,  diperoleh  data  bahwa  spesies  jamur  yang memiliki  kandungan  kitin  paling  tinggi  yaitu  Termitomyces  titanicus  sebesar 38,04%.  Tahapan  yang  perlu  dilakukan  untuk  isolasi  kitin  dan  kitosan  jamur adalah  deproteinasi  untuk  menghilangkan  protein  dan  deasetilasi  untuk menghilangkan  gugus  asetil  yang  terdapat  pada  kitin.  Adapun  kitosan  dari berbagai  spesies  jamur  memiliki  derajat deasetilasi  pada  rentang  59,7%  -  96,8% dan  memiliki  berat  molekul  pada  rentang  350  kDa  -  985,88  kDa.  Dengan demikian,  review  ini  menunjukkan  bahwa  jamur  dapat  dijadikan  sebagai  sumber alternatif  kitin  dan  kitosan  serta  Auricularia  auricula-judae  adalah  spesies  yang paling potensial untuk digunakan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Kitin]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Jamur]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Kitosan]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[4]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[7/7/2021]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Fakultas MIPA Universitas Garut System Elektronik Skripsi dan Tesis]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[0004 ANN 2021]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[001938-1]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2392]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-07 12:44:06]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-07 12:44:06]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>