<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3665">
<titleInfo>
<title><![CDATA[STUDI INSILICO:]]></title>
<subTitle><![CDATA[PENCARIAN KANDIDAT SENYAWA AKTIF TEMULAWAK (Curcumae xanthoriza Roxb) SEBAGAI INHIBITOR MAIN PROTEASE (Mpro) dan PAPAIN LIKE PROTEASE (PLpro) SARS-COV 2]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dang Soni, M.Farm</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>apt. Meilia Suherman, M.Farm</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mutia Intsania Arifin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Garut]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas MIPA UNIGA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Kimia Farmasi Analisis]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Corona virus Disease 2019 merupakan penyakit yang menyerang sistem pernafasan 
manusia, diduga sebagai pneumonia akibat disebabkan oleh varian baru 
coronavirus, yaitu Novel Coronavirus 2019 (2019-nCoV). Upaya yang dapat 
dilakukan antara lain upaya menemukan obat anti covid yang aman dan selektif 
untuk pengobatan dan pencegahan virus corona, khususnya yang berasal dari 
tanaman obat. Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) merupakan salah satu 
tanaman yang memiliki banyak manfaat dan mengandung berbagai senyawa aktif 
potensial termasuk sebagai antivirus SARS-CoV-2. Tujuan dari penelitian ini yaitu 
untuk mencari potensi senyawa aktif dari tanaman temulawak (Curcumae 
xanthoriza Roxb) sebagai kandidat anti SARS-CoV-2 dalam menghambat main 
protease (Mpro) dan papain like-protease (Plpro) menggunakan pendekatan in 
silico. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahapan screening 
aktivitas antivirus, penambatan molekuler, simulasi dinamika molekuler, prediksi 
druglikeness, prediksi profil farmakokinetika termasuk absorpsi, distribusi, 
metabolisme, dan prediksi toksisitas dari senyawa aktif tanaman temulawak 
(Curcumae xanthoriza Roxb). Digunakan reseptor target jenis main protease 
SARS-Cov-2 dengan ID PDB 7FOT dan reseptor jenis papain like-protease SARS CoV-2 dengan ID PDB 7OFT. Hasil penambatan molekuler docking terhadap 42 
senyawa aktif temulawak terhadap reseptor main protease (Mpro) dan papain like protease (Plpro). senyawa Champor berpotensi selektif terhadap reseptor Plpro, dan 
penambatan molekuler ke reseptor Plpro diperoleh bahwa senyawa Champor
diprediksi memiliki aktivitas antivirus covid-19 dengan nilai energi ikatan bebas -
9.582 kkal/mol dengan konformasi lebih baik dan afinitasnya dibandingkan dengan 
ligan pembanding (Molnupiravir), dan terikat pada asam amino esensial sebagai 
antivirus covid-19 pada VAL 11, PRO 59, PRO 77, LEU 80, TYR 72, ASP 76, 
VAL 57, THR 75, THR 74. Hasil prediksi Lipinski's rule of five dan prediksi in 
silico ADMET dari Champor menunjukkan hasil yang sesuai dengan persyaratan 
calon obat. Selain itu, hasil analisis simulasi dinamika molekuler (molecular 
dynamic) yang dilakukan selama 10 ns pada google colab menggunakan OpenMM, 
menunjukan hasil bahwa senyawa champor pada 7OFT memiliki interaksi yang 
stabil dan diprediksi berpotensi sebagai kandidat anti SARS-CoV-2. Dari hasil 
penelitian tersebut maka senyawa champor dapat diisolasi dan dikembangkan 
sebagai kandidat terapi untuk pengobatan covid-19 yang menargetkan reseptor 
Plpro.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Temulawak \n(Curcuma xanthoriza Roxb)]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Molecular Dynamic]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[SARS-COV-2]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[COVID-19]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Penambatan molekuler]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[4]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Fakultas MIPA Universitas Garut System Elektronik Skripsi dan Tesis]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[0004 MUT 2023]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[0002205-1]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[LIB.MIPA - GED. A]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[0004 MUT 2023]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3665]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-03-02 12:19:34]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-03-02 12:30:25]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>