<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3702">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PEROLEHAN KEMBALI PROTEIN DARI LIMBAH CAIR TAHU DENGAN METODE KOAGULASI-FLOKULASI MENGGUNAKAN KOAGULAN ALAMI]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr.Widyarani, M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dhini Annisa R K, S.Pd., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Gina Nur Annisa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Garut]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas MIPA UNIGA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Kimia]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Limbah cair tahu mengandung banyak senyawa organik yaitu protein (40-60%), 
karbohidrat (25-50%), lemak (10%), dan padatan tersuspensi lainnya yang 
menghasilkan zat toksik dari hasil perubahan fisika, kimia, maupun biologi. Protein 
pada limbah cair tahu dapat terdegradasi menjadi senyawa anorganik yakni amonia 
yang dapat menghambat penguraian secara anaerob. Meskipun demikian, protein 
memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti 
pengemulsi, pembentukan gel, dan lain-lain, sehingga perlu dilakukan pemulihan 
protein dari limbah tahu ini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh 
penggunaan koagulan alami terhadap perolehan kembali protein serta pengaruhnya 
terhadap parameter limbah cair tahu. Koagulan alami yang digunakan adalah biji kelor, 
protein kedelai, spirulina, kitosan, dan protein biji kelor. Koagulan ini dipilih karena 
bersifat biodegradable, tidak toksik, murah dan mudah ditemukan. Penelitian 
dilakukan menggunakan metode koagulasi-flokulasi menggunakan jar test dengan 
variasi pH limbah cair tahu dan dosis koagulan. Parameter yang diuji adalah kadar 
protein, Chemical Oxygen Demand (COD), kekeruhan dan daya hantar listrik (DHL) 
dari fraksi cair. Berdasarkan parameter rasio protein/COD, pH optimum untuk 
perolehan kembali protein menggunakan metode koagulasi-flokulasi adalah pH awal 
limbah (pH 4) pada koagulan biji kelor, protein kedelai, spirulina, dan kitosan, serta 
pada pH 5 untuk koagulan protein biji kelor. Pada dosis koagulan optimum, koagulan 
alami dapat menurunkan kekeruhan sebesar 25-85%, COD sebesar 3-9%, dan kadar 
protein sebesar 15-25%. Persentase penurunan kekeruhan paling tinggi adalah 85% 
dengan koagulan kitosan pada dosis 8 mL. Penyisihan kadar COD paling tinggi yaitu 
9% dengan koagulan spirulina pada dosis 12,5 mL. Persentase penurunan kadar protein 
tertinggi yaitu 25% dengan koagulan spirulina pada dosis 10 mL</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[perolehan kembali protein]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[biji kelor]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[limbah cair tahu]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Spirulina]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Kitosan]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[protein kedelai]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[protein \nbiji kelor]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[4]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Fakultas MIPA Universitas Garut System Elektronik Skripsi dan Tesis]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[0004 GIN 2023]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[0002242-1]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[LIB.MIPA - GED. A]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[0004 GIN 2023]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3702]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-03-15 14:13:47]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-03-15 14:16:22]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>