<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4357">
<titleInfo>
<title><![CDATA[SINTESIS DAN KARAKTERISASI SELULOSA BAKTERI MENGGUNAKAN MEDIA ALTERNATIF KULIT SINGKONG (Manihot esculenta Crantz)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Riza Apriani, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Lisnawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Garut]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas MIPA UNIGA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Kimia]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Selulosa bakteri adalah selulosa yang disintesis oleh berbagai spesies bakteri. 
Umumnya, media selulosa bakteri yang banyak digunakan adalah media sintesis 
yakni media Hestrin-Schramm (HS). Namun, media Hestrin-Schramm ini 
membutuhkan biaya cukup tinggi, sehingga harus mencari alternatif lain. Limbah 
kulit singkong diketahui memiliki kandungan karbohidrat yang dapat digunakan 
sebagai sumber karbon, serta kacang hijau yang digunakan dapat dijadikan sebagai 
sumber nitrogen oleh bakteri. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi selulosa 
bakteri dengan memanfaatkan limbah kulit singkong sebagai substratnya dan 
mengidentifikasi parameter yang mempengaruhi seperti pH, konsentrasi sumber 
karbon, sumber nitrogen, waktu fermetasi serta mengidentifikasi karakteristiknya 
menggunakan spektrofotometer FTIR dan SEM. Sebelum sintesis, dilakukan uji 
karbohidrat dengan metode anthrone terhadap kulit singkong. Selanjutnya dilakukan 
uji protein dengan metode lowry terhadap kacang hijau. Berdasarkan hasil analisis, 
kulit singkong memiliki karbohidrat sebesar 16,34%. Hasil uji protein, kacang hijau 
memiliki protein sebesar 3,2%. Hasil optimasi sumber karbon, selulosa bakteri 
diperoleh paling optimum pada konsentrasi 15% dengan ketebalan 1,95 cm. 
Optimasi sumber nitrogen ada pada konsentrasi 4% dengan ketebalan 1,45 cm. 
Optimasi pH ada pada pH 5 dengan ketebalan 0,78 cm, serta optimasi waktu, 
optimum pada waktu 7 hari dengan ketebalan 0,95 cm. Hasil FTIR menunjukkan 
gugus fungsi utama selulosa bakteri adalah O-H, C-H, dan C-O-C glikosida 
terdeteksi pada selulosa bakteri. Hasil SEM menunjukkan bahwa morfologi 
permukaan dari selulosa bakteri berbentuk seperti serat halus. Hasil ini 
menunjukkan bahwa kulit singkong telah berhasil terbentuk sebagai media sintesis 
selulosa bakteri.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Media alternatif]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Selulosa bakteri]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[kulit singkong]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[4]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Fakultas MIPA Universitas Garut System Elektronik Skripsi dan Tesis]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[004 SIT 2024]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[0002404-1]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[LIB.MIPA - GED. A]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[004 SIT 2024]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4357]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-17 10:34:10]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-17 10:37:44]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>