PENGELOLAAN OBAT TIDAK TERPAKAI DALAM SKALA RUMAH TANGGA PADA MASYARAKAT DI EMPAT KECAMATAN KABUPATEN GARUT
Pengelolaan obat yang tidak terpakai di rumah tangga menjadi isu penting karena
berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan
lingkungan jika dibuang secara tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis dan mengidentifikasi bagaimana masyarakat umum membuang obatobatan
yang sudah tidak terpakai beserta alasan membuang obat-obatan tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif survei analitik
menggunakan desain cross-sectional dengan metode pengambilan sampel berupa
quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi pertanyaan terkait
pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat tentang pengelolaan obat tidak
terpakai di rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden
membuang obat dengan cara yang belum tepat, dengan tingkat pengetahuan yang
bervariasi, hanya sebanyak 104 responden (23,6%) yang memiliki pengetahuan
baik sisanya sebanyak 139 responden (31,6%) tergolong cukup dan sebanyak 197
responden (44,8%) tergolong rendah. Hasil ini menunjukkan perlunya edukasi
berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat dalam
membuang obat tidak terpakai secara benar.
Detail Information
Citation