STUDI PENGARUH VARIASI SUHU PADA PENGGUNAAN SABUT KELAPA DAN ARANG AKTIF SABUT KELAPA TERHADAP PENURUNAN BILANGAN PEROKSIDA JELANTAH PENGGORENGAN KULIT SAPI
Penggunaan minyak goreng berulang pada industri pengolahan kerupuk kulit menyebabkan penurunan mutu minyak dan peningkatan bilangan peroksida yang berbahaya bagi kesehatan. Upaya perbaikan kualitas minyak jelantah dapat dilakukan melalui proses adsorpsi menggunakan bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu pada penggunaan sabut kelapa dan arang aktif sabut kelapa terhadap penurunan bilangan peroksida jelantah penggorengan kulit sapi. Minyak jelantah yang digunakan diperoleh dari industri kerupuk kulit sapi di Garut. Perlakuan perendaman dengan sabut kelapa dan arang aktif sabut kelapa dilakukan pada variasi suhu 25?C, 50?C, 75?C, dan 100?C. Arang aktif sabut kelapa dibuat melalui proses karbonisasi dan aktivasi menggunakan H2SO4 10%. Arang aktif dikarakterisasi kadar air, kadar abu, volatile matter, serta daya serapnya terhadap iodium. Hasil karakterisasi arang aktif sabut kelapa memiliki nilai kadar air 4,8%; kadar abu 4,4%; volatile matter 16,8%; dan daya serap terhadap iodium 1508,7 mg/g. Hasil tersebut menunjukkan bahwa arang aktif sabut kelapa memiliki nilai yang masuk dalam tetapan nilai sesuai SNI 06-3730-1995. Penetapan bilangan peroksida ditentukan melalui metode titrasi iodometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sabut kelapa sebagai bioadsorben mampu menurunkan bilangan peroksida jelantah kulit sapi dari 0,241 meqO2/g menjadi 0,185 meqO2/g pada suhu 100?C. Sementara itu, arang aktif sabut kelapa menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi dengan penurunan bilangan peroksida paling signifikan yaitu 0,02 meqO2/g pada suhu 75?C yang menjadi suhu optimal dalam menurunkan bilangan peroksida jelantah kulit sapi. Dengan demikian, arang aktif dari sabut kelapa lebih efektif dibandingkan sabut kelapa biasa dalam menurunkan bilangan peroksida jelantah kulit sapi, serta berpotensi digunakan sebagai bioadsorben yang ekonomis dan ramah lingkungan.
Detail Information
Citation
APA Style
Dr. Nenden Fauziah, M.Si . (2025).
STUDI PENGARUH VARIASI SUHU PADA PENGGUNAAN SABUT KELAPA DAN ARANG AKTIF SABUT KELAPA TERHADAP PENURUNAN BILANGAN PEROKSIDA JELANTAH PENGGORENGAN KULIT SAPI ().Garut:Fakultas MIPA UNIGA
Chicago Style
Dr. Nenden Fauziah, M.Si .
STUDI PENGARUH VARIASI SUHU PADA PENGGUNAAN SABUT KELAPA DAN ARANG AKTIF SABUT KELAPA TERHADAP PENURUNAN BILANGAN PEROKSIDA JELANTAH PENGGORENGAN KULIT SAPI ().Garut:Fakultas MIPA UNIGA,2025.Kimia
MLA Style
Dr. Nenden Fauziah, M.Si .
STUDI PENGARUH VARIASI SUHU PADA PENGGUNAAN SABUT KELAPA DAN ARANG AKTIF SABUT KELAPA TERHADAP PENURUNAN BILANGAN PEROKSIDA JELANTAH PENGGORENGAN KULIT SAPI ().Garut:Fakultas MIPA UNIGA,2025.Kimia
Turabian Style
Dr. Nenden Fauziah, M.Si .
STUDI PENGARUH VARIASI SUHU PADA PENGGUNAAN SABUT KELAPA DAN ARANG AKTIF SABUT KELAPA TERHADAP PENURUNAN BILANGAN PEROKSIDA JELANTAH PENGGORENGAN KULIT SAPI ().Garut:Fakultas MIPA UNIGA,2025.Kimia