<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="5071">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KAJIAN INTERAKSI OBAT PADA RESEP PASIEN EPILEPSI RAWAT JALAN DI UOBK RSUD dr. SLAMET GARUT]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>apt. Risa Susanti, M.S.Farm</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>apt. Asri Dewi Latiefah, M.Farm. Klin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rahayu Nafisah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Garut]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas MIPA UNIGA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Farmakologi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Epilepsi merupakan salah satu gangguan neurologis paling umum yang ditandai dengan kejang berulang akibat adanya aktivitas listrik abnormal di otak. Pengelolaan epilepsi umumnya memerlukan terapi jangka panjang dengan obat antiepilepsi (OAE), baik sebagai monoterapi maupun dalam kombinasi. Penggunaan OAE bersama dengan obat lain dapat meningkatkan risiko interaksi obat, yang dapat mempengaruhi efektivitas terapi dan keamanan pasien. Studi ini bertujuan untuk menganalisis potensi interaksi obat pada pasien epilepsi rawat jalan di UOBK RSUD dr. Slamet Garut selama periode Juli hingga Desember 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif catatan medis. Interaksi obat diidentifikasi menggunakan Medscape dan drugs.com, kemudian diklasifikasikan berdasarkan tingkat keparahan. Interaksi obat potensial terjadi pada 147 pasien (66,2%), dengan total potensi interaksi obat sebanyak 156 interaksi, dimana sebagian besar interaksi bersifat farmakokinetik (85,0%) dan tingkat keparahan moderate (61,8%). Obat yang paling sering terlibat dalam interaksi adalah fenitoin dengan amlodipin (13,2%), asam valproat dengan asam folat (11,3%), dan fenitoin dengan asam asetilsalisilat (7,2%). Potensi interaksi obat pada pasien epilepsi rawat jalan cukup tinggi, terutama melibatkan fenitoin dengan berbagai obat lain. Oleh karena itu, pemantauan terapi dan penyesuaian penggunaan obat perlu dilakukan untuk meningkatkan keamanan serta efektivitas pengobatan pasien epilepsi.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[obat antiepilepsi]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Epilepsi]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Rawat Jalan]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Interaksi Obat]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[4]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Fakultas MIPA Universitas Garut System Elektronik Skripsi dan Tesis]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[004 RAH 2025]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[0002619-1]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[LIB.MIPA - GED. A]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[004 RAH 2025]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[5071]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-02-09 10:21:19]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-02-09 10:25:19]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>