<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="5367">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KARAKTERISASI FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITAS EKSTRAK METANOL DARI TANAMAN BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) TERHADAP LARVA UDANG Artemia Salina L.]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Iqbal Musthapa, M.Si.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Intan Fitri Nuraeni</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Garut]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas MIPA UNIGA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Kimia]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Bandotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan salah satu tanaman tropis yang diketahui mengandung berbagai jenis metabolit sekunder dengan potensi sebagai sumber bahan aktif biopestisida. Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki aktivitas biologis yang mampu menghambat pertumbuhan maupun menyebabkan kematian pada organisme target tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol bandotan mengandung beberapa golongan senyawa, antara lain alkaloid, flavonoid, steroid, dan saponin. Keberadaan senyawa-senyawa tersebut diperkuat melalui hasil analisis spektroskopi FTIR yang menunjukkan adanya serapan khas dari gugus fungsi O?H, C=O, C=C aromatik, C?O, serta gem-dimetil (precocene). Gugus fungsi tersebut berhubungan dengan aktivitas biologis yang berperan dalam mekanisme toksisitas terhadap organisme uji. Hasil uji toksisitas terhadap larva Artemia salina L. menunjukkan bahwa ekstrak metanol bandotan memiliki tingkat toksisitas yang tinggi. Nilai LC?? yang diperoleh sebesar 30 ppm pada waktu pengamatan 24 jam yang termasuk kategori toksik, dan menurun menjadi 16 ppm pada waktu pengamatan 48 jam yang termasuk kategori sangat toksik. Peningkatan persentase mortalitas larva terjadi seiring dengan kenaikan konsentrasi ekstrak dan lamanya waktu paparan. Hal ini menunjukkan adanya hubungan positif antara dosis dan efek toksik yang dihasilkan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa ekstrak metanol bandotan memiliki potensi signifikan untuk dikembangkan sebagai biopestisida nabati yang ramah lingkungan. Kandungan metabolit sekunder yang dimiliki berperan penting dalam memberikan efek toksik terhadap organisme uji dan berpotensi untuk diaplikasikan dalam pengendalian hama pertanian secara alami. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengisolasi senyawa aktif secara spesifik serta menguji efektivitasnya terhadap berbagai jenis hama di lapangan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Ageratum conyzoides L.]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[FTIR]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[BSLT]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Fitokimia.]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Biopestisida]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[4]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Fakultas MIPA Universitas Garut System Elektronik Skripsi dan Tesis]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[004 INT 2025]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[0002693-1]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[LIB.MIPA - GED. A]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[004 INT 2025]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[5367]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-09-17 13:58:48]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-09-17 14:11:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>